TikTok Mengembangkan Fitur AI Untuk Membuat Lagu

TikTok Mengembangkan Fitur AI Untuk Membuat Lagu

TikTok Mengembangkan Fitur AI Untuk Membuat Lagu – TikTok saat ini sedang menguji fitur AI terbarunya yang memungkinkan pengguna membuat lagu tanpa keahlian musik atau menyanyi apa pun. Saat ini fungsi AI masih dalam versi beta, sehingga pengguna sudah bisa menggunakan fungsi tersebut.

TikTok Mengembangkan Fitur AI Untuk Membuat Lagu

TikTok Mengembangkan Fitur AI Untuk Membuat Lagu

tbadl – Meski masih dalam tahap uji coba, beberapa pengguna masih belum puas dengan kualitas lagu yang dihasilkan, dan TikTok berkomitmen untuk itu. memperbaikinya. fungsi ini. fitur tersebut menjelang peluncuran globalnya.

“Kami sangat menghargai masukan dari konsumen. Saat ini fitur ini belum sempurna dan kami masih mengerjakannya,” tulis TikTok, seperti dikutip The Verge.

Meskipun bukan fitur . pertama kali memperkenalkan fitur tersebut, TikTok mencoba menjaga pertimbangan hak cipta dengan menambahkan tag ke konten buatan AI yang memungkinkan pengguna membedakan karya seniman asli dari karya buatan AI.

 

Baca Jugaa : Riset Kecerdasan Buatan dan Penulisan Lagu

 

Mirip dengan Microsoft Copilot
Microsoft Copilot bekerja dengan AI. platform pembuatan musik elektrik Suno membuat fitur yang memungkinkan pengguna tanpa latar belakang musik membuat lagu hanya dengan menggunakan instruksi teks.

Suno, yang dikenal karena membuat musik menggunakan algoritme AI, bekerja sama dengan Microsoft Copilot untuk memperkenalkan alat pembuatan lagu yang mudah digunakan. Meskipun klip audio di situs Suno terdengar mengesankan, ada beberapa batasan saat menggunakan Copilotnya.

Prosesnya sederhana, pengguna hanya memberikan instruksi teks dan algoritma AI secara otomatis membuat lagu yang sempurna dengan lirik dan vokal. Alat AI juga memungkinkan pengguna membuat lagu instrumental, seperti dikutip Gizmochina.

Microsoft Copilot menawarkan contoh cepat seperti “buat lagu pop tentang petualangan bersama keluarga” atau “buat lagu yang menggambarkan semangat pertumbuhan ke atas. .” Fitur ini menggunakan data pribadi yang dikumpulkan saat menggunakan Copilot, sehingga memungkinkan cerita yang sangat dipersonalisasi.

Meskipun fitur ini diluncurkan secara bertahap, pengguna harus menunggu dengan sabar selama beberapa minggu sebelum fitur ini tersedia dalam pembaruan platform. Perlu dicatat bahwa fitur pembuatan musik saat ini terbatas pada browser Microsoft Edge.

 

Baca Jugaa : Destinasi Eduwisata Agribisnis Dengan Sentuhan Teknologi AI 

 

Pengguna harus membuka Edge, buka situs web Copilot dan pastikan plugin Suno aktif di bawah tab “Add-on” di sudut kanan atas. Penyempurnaan Suno akan diluncurkan secara bertahap dan menjangkau semua pengguna selama beberapa minggu mendatang, sementara kemungkinan perluasan ke browser lain masih belum pasti.

Ringkasan Video

Microsoft menghadirkan fitur terbaru dari layanan Copilot AI miliknya. pada awal bulan Desember. Salah satu fitur hebat dari Copilot adalah kemampuannya untuk merangkum video YouTube. Fitur ini memungkinkan pengguna Microsoft Edge meminta Copilot untuk merangkum video yang mereka tonton di YouTube. Namun perlu diingat bahwa fitur ini memiliki keterbatasan dan hanya dapat digunakan dengan video subtitle.

Mihail Parakhin, CEO Microsoft Advertising and Web Services, menjelaskan bahwa fungsi ringkasan YouTube di Copilot hanya berfungsi jika video memiliki subtitle. “Jika subtitel tidak tersedia, Copilot tidak dapat meringkas video dan memerlukan pra-pemrosesan video untuk memastikan subtitel tersedia,” katanya.

Penting untuk diperhatikan bahwa fitur itu sendiri tidak meringkas video secara visual, melainkan . merangkum teks atau transkrip video. Proses serupa terjadi dengan fitur rapat video dan ringkasan Microsoft 365 Teams.

Microsoft mengklaim bahwa Copilot dapat langsung meringkas audio, namun kenyataannya audio harus ditranskripsikan sebelum diringkas, seperti yang dilakukan Microsoft Stream.